RASULULLAH SANG PENGUBAH DUNIA


Banyak fakta sejarah dari buku-buku sejarah maupun dalam buku sirah sendiri sebelum datangnya Islam bangsa arab maupun dunia secara umum berada dalam kondisi yang diwarnai berbagai kerusakan, dominasi kezhaliman dan tenggelam dalam kesesatan-kesesatan.

 

Mengingat kekuasaan terhadap manusia dimonopoli oleh komunitas tertentu diantara elit penguasa. Komonitas yang memonopoli kekuasaan ini senang memaksakan kehendaknya kepada rakyat tanpa memberikan hak kepada siapa pun untuk mengemukakan pendapatnya dalam menyusun program dan cara kerja penguasa. Keadaan seperti itulah yang terjadi di negeri romawi dan persia, di negeri-negeri bawahan mereka dan begitu juga yang terjadi dinegeri-negeri yang ada waktu itu

 

Mengingat hanya kelas sosial tertentu yang dapa menguasai tangkup pemimpinan dimasyarakat. Diromawi masyarakat terbagi menjadi dua kelas sosial yaitu bangsawan dan rakyat jelata. Sehingga di negara romawi ada dua jenis undang-undang dan memiliki perbedaan yang sangat mencolok diantara keduanya. Undang-undang untuk bnagsawan disebut undang-undang romawi sedang bagi kalngan kolonial dan rakyat disebut undang-undang proletariat.

Sedangkan untuk wilayah persia undang-undang digali dari paganisme dan bangsa arab sendiri dibangun atas undang-undang yang berbeda-beda antar suku yang cuman berdasarkan adat istiadat saja. Selain itu masyarakat sebelum datangnya misi kenabian oleh Nabi Muhammad SAW, masyarakat yang terbentuk sudah kehilangan ikatan antar individunya, sedang yang ada hanyalah ikatan kesukuan yang tegak diatas asas ‘ashabiyah (fanatisme) jahiliyah.

 

Selama masyarakat dan negara belum berpikir untuk membuat peraturan pendistribusian kekayaan yang adil untuk semua manusia, maka yang lahir kelas sosial yang memiliki kekayaan berlimpah ruah, sedang disisi lain ada kelas sosial yang tidak memiliki kekayaan sama sekali. Sehingga secara alami kekuasaan akan dipegang oleh kelas sosial yang lebih tinggi saja yaitu memiliki kekayaan. Oleh karena itu mereka dengan leluasa membuat segala cara untuk memuaskan sifat rakusnya, tetapi mereka merasa tidak puas keciali bertambah rakusnya. Dengan demikian, mereka labih senang mengunakan transaksi bisnis dengan cara riba bahkan dengan cara peminjaman yang berlipat ganda. Semua itu telah menjadi adat istiadat, sehingga tidak seorang pun yang mengingkarinya.

 

Dalam masalah aqidah pun sangat bermasalah. Romawi yang beragama nasrani berkeyakinan bahwa Allah salah satu dari tiga. Sedangkan persia  berkeyakinan bahwa Tuhan itu ad dua : ahuramazda (tuhan kebaikan) dan ahriman (tuhan kegelapan). Sedang orang-orang arab berkeyakinan bahwa allah adalah pencipta segala sesuatu. Tetapi disamping menyembah Allah, orang-orang arab percaya dan menyembah banyak tuhan (politeisme). Kesesatan pasti berdampak pada terjadinya penyimpangan dalam beribadah, bahkan sering peribadatan mereka terlihat lucu. Sebagai contoh untuk haji pada masa jahiliyah dipisah antara penduduk mekkah asli dengan para pendatang yang tidak memiliki tempat tinggal. Orag mekkah tawaf di ka’bah tetap dengan pakaiannya, sedangkan orang pendatang tawaf dika’bah dalam keadaan tanpa pakaian.

 

Karena rendanya taraf berpikir orang saat itu, bahkan pada tarap barpikir yang memiliki taraf subtansi yang terbalik, sehingga apa yang ada dalam pikiran bahwa kezhaliman merupakan sarana untuk menjaga kebenaran. Mereka mengunakan khurafat (tahayul) untuk memperkuat kedudukannya di tengah manusia.

Masyarakat-masyarakat yang ada saat itu tidak dibangun dengan ikatan persaudaraan yang kuat. Bahkan masyarakt-masyarakat tersebut dibangun diatas dua asas yaitu pemaksaan dan manfaat serta kepentingan sepihak.

 

Mengubah individu

Kondisi diatas berubah 180 derajat disaat tersebarnya cahaya Islam oleh Rasulullah SAW dan para pengembannya. Rasulullah melalui cahaya islam telah merubah kondisi individu-individu yang tersentuh ataupun cuman mendengar melalui pembicaraan umum masyarakat mekkah pada saat itu. Individu-individu yang tersentuh oleh Islam telah merubah sikap yang mulia yaitu berkepribadian (Syaksiyah) Islam. Sikap persaudaraan yang didasari keimanan telah menjadikan mereka cinta dan mencintai sesama saudaranya bahkan rela mendahulukan saudaranya ketimbang dirinya sendiri.

Disaat dien Islam telah merasuk kepada umatnya menjadikan mereka sebagai orang yang memiliki kemurahan hati bahkan sifat kedermawanan yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Mereka rela menginfaqkan sebagian atau bahkan semua hartanya untuk kemenangan tegaknya Islam. Bahkan tidak segan-segan untuk berbagi apa saja dengan saudaranya terutama sesama muslim.

Islam telah menjadikan orang-orang yang seperti setahan Bilal bin rabbah, seyakin mushab bin umair, secerdas ali, sesigap abu zar al ghifari, sekuat umar bin khatab, sedermawan abdurrahman bin auf dan juga sepenuh jiwa abu bakar serta semulia para sahabat yang lainnya. Dihati dan pikiran mereka adalah ketaatan sebagai bentuk rasa cinta kepada Allah, Rasul serta jihad dijalan Allah SWT.

Akhlak yang dibangun diatas syariat islam telah menjadikan pemeluknya sebagai terkategori akhlak yang mulia. Diantaranya sifat tawadhu’ dan zuhud telah merasuk dalam diri-diri umat muslim.

Suatu ketika amirul mukmininn Umar bin khatab mengunjungi syam, ia bertanya tentang saudaranya, mereka malah bertanya balik,” siapakah saudaramu itu?”. Umar menjawab “Abu Ubaidah Bin al Jarrah,” abu ubaidah datang kemudia merangkul amirul mukminin dan mengajaknya kerumahnya. Di sana umar tidak mendapati perabotan apapun di dalam rumahnya kecuali pedang, perisai dan pelana miliknya. Umar bertanya kepadanya sambil tersenyum: “mengapa engkau tidak mengambil harta untuk kepentinganmu sendiri sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang?”. Abu Ubaidah pun menjawab” Wahai Amirul Mukminin, ini semua sudah cukup menjadikan aku bisa istirahat dan tidur sejenak”.

Suatu hari, Abdullah bin umar diberi hadiah oleh teman-temannya sebuah bejana yang penuh berisi. Ibnu umar bertanya “apakah ini?” temannya menjawab “ini obat mujarab yang aku bawa untukmu dari Irak,”. Ibnu Umar berkata: apa khasiat obat ini? Temannya menjawab : “membantu mencernakan makanan”. Ibnu umar tersenyum dan berkata”membantu mencernakan makanan? Sesungguhnya aku tidak pernah kenyang makan makanan selama empat puluh tahun”. Ibnu Umar takut, jika pada hari kiamat kelak dikatakan padanya :” Engkau telah menghabiskan segala yang lezat milikmu sepanjang hidupmu didunia dan dunia bersenang-senang dengannya”. Sebagaimana sering ia katakan pada dirinya “aku tidak membuat bangunan dengan dinding tembok dan tidak menanam sebatang kurma pun sejak Rasulullah SAW wafat”. Maimun bin Mahran berkata :”aku memasuki rumah ibnu umar, lalu aku menaksir segala sesuatu yang ada dirumahnya, mulai dari tempat tidur, selimut dan periuk besar dan semua perabotannya, aku tidak dapati nilainya mencapai seratus dirham.

Seakan tidak pernah habis cerita-cerita mulia para pengengam ajaran Islam yang disampaikan oleh Muhammad Bin Abdullah (Rasulullah SAW). Sikap yang keras terhadap musuh-musuh yang menhalangi dan tidak menginginkan Islam diterapkan tapi lemah lembuh terhadap saudaranya. Kecintaan yang dibangun atas dasar keimanan.

Allah SWT pun mengambarkan para pejuang Islam penuh kemuliaan sebagaimana firmanNya :

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar. ( TQS At Taubah : 100)

 

Mengibah Dunia.

“Peradaban Islam merupakan peradaban yang paling besar di dunia. Peradaban Islam sanggup menciptakan sebuah negara adidaya kontinental (continental super state) yang terbentang dari satu samudera ke samudera yang lain; dari iklim utara hingga tropik dan gurun dengan ratusan juta orang tinggal di dalamnya, dengan perbedaan kepercayaan dan asal suku… Tentaranya merupakan gabungan dari berbagai bangsa yang melindungi perdamaian dan kemakmuran yang belum dikenal sebelumnya.” (Carleton S  saat mengomentari peradaban Islam dari tahun 800 hingga 1600 dalam Ceramahnya tanggal 26 September 2001, dengan judul “Technology, Business, and Our Way of Life: What’s Next”).

Islam memberikan rangsangan yang luar biasa dahsyat demi penyelesaian kultural yang menyusun salah satu dari halaman-halaman sejarah paling membanggakan dalam sejarah umat manusia (Leopold Weiss dalam the Road to Mecca)

Itu adalah beberapa pendapat para sejarawan barat disaat mengomentari peradaban Islam. Rasulullah tidak hanya mengubah kondisi umat muslim secara individu tetapi telah merubah tataran masyarakat dunia yang luar biasa. Masyarakat yang memiliki satu pemikiran, satu perasaan dan satu aturan yaitu syariat Islam. Umat muslim bersatu dalam satu negara yaitu daulah Khilafah Islamiyah dan Rasulullah sebagai kepala negaranya yang pertama. Dimana syariat Islam secara kaffah diterapkan di dalamnya. Daulah khilafah islamiyah adalah negara adidaya yang paling lama bertahan dalam sejarah peradaban dunia (622-1924 M). Selain itu juga memiliki wilayah yang sangat luas yang pernah ada dalam sejarah peradaban dunia yaitu menguasai 2/3 peradaban dunia.

Daulah khilafah merupakan negara yang sangat kuat dalam bidang militer. Bendera yang begitu menakutkan para musuh Tentara pembebas yang dielu-elukan rakyat daerah musuh  Ksatria berakhlak tinggi . legenda di lautan ada Khairuddin Barbarosa Legenda di daratan ada Salahuddin AlAyyubi. Mereka adalah para panglima perang yang sangat ditakuti musuhnya tetapi sangat disayangi umatnya.

Dengan penerapan syariat Islam secara kaffah dan dijalankan melalui institusi negara khilafah disertai seorang khalifah yang amanah terbentuklah tataran kemajuan ekonomi yang begitu dahsyat bahkan mensejahterakan umatnya. Contohlah masa khalifah Umar bin Abdul Aziz tidak ada seorang pun yang berhak mendapatkan zakat. Negara yang begitu aman sejahtera dengan tingkat kriminalitas yang begitu kecil. Negara dengan penduduk yang beragam dan saling toleransi dimana non muslim merasa begitu tentram hidup di dalam naungan negara khilafah. Standar gaji guru yang mengajar anak-anak pada masa pemerintahan Umar bin Khattab sebesar 15 Dinar (atau setara 5.700.000,- rupiah dan diikuti oleh para khalifah berikutnya. Di Bagdad berdiri Universitas al Mustanshiriyyah, Khalifah Hakam bin Abdurrahman an Nashir mendirikan Univ. Cordoba yang menampung Mahasiswa Muslim dan Barat. Gratis. Para khalifah mendirikan sarana umum untuk sarana pendidikan berupa perpustakaan, auditorium, observatorium dll. Ja’far bin Muhammad (940 M) mendirikan perpustakaan di Mosul yang sering di kunjungi para ulama baik untuk membaca atau menyalin. Pengunjung perpustakaan mendapat segala alat yang diperlukan (pena, tinta, kertas dll) secara gratis. Mahasiswa yang secara rutin belajar di perpustakaan diberikan pinjaman buku secara teratur. Pada masa Khilafah Islam abad 10 M. Seorang ulama Yaqut ar Rumi memuji para pengawas perpustakaan di kota Mer Khurasa karena mengizinkan peminjaman sebanyak 200 buku tanpa jaminan apapun per-orang, Para khalifah  memberikan penghargaan sangat besar  terhadap para penulis buku, yaitu memberikan imbalan emas seberat buku yang ditulisnya.

Fakta-fakta diatas hanyalah secuil dari fakta peradaban Islam sepenuhnya. Rasulullah melaui ajaran Islam telah merubah tataran dunia yang lebih baik dan yang terbaik. Melahirkan rahmat bagi seluruh alam dan kemulian bagi yang memeluknya.

Kami tidak mengutus kamu Muhammad kecuali untuk rahmat bagi alam semesta”

(TQS Al Anbiya : 107)

Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu. (Muhammad dengan mu’jizatnya) dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al Qur’an). Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya. (TQS An Nissa : 174-175)

Wallahu’alam bishawab

Banjarmasin, 28 Pebruari 2011; jam 07 : 51

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s