PERADABAN YANG LAGI TERTIDUR

Sejarah seakan tidak pernah bisu akan kebenaran dan keluarbiasaan sebuah peradaban yang menjadi adidaya dunia. Apalagi peradaban yang pernah menjadi mercusuar dunia, yang wilayahnya hampir 2/3 peradaban dunia saat itu. Selain dengan wilayah yang sangat luas kehidupanpun dinaungi dengan kesejahteraan serta rentan waktu kejayaannya pun tidaklah sebentar. 13 abad lamanya. Kejayaannya pun tidak hanya diakui oleh pemeluknya tetapi juga diakui para penentang dan lawannya.

Disaat eropa dalam kondisi kegelapan, Islam telah bersinar dengan sistem khilafah yang dijalankan. Sistem ekonomi terdepan di dunia,dengan fokus untuk kesejahteraan umat dan pengelolaan yang benar. Dengan kesetabilan ekonomi yang tak tertandingi maka kesejahteraan pun terwujud. Masa umar bin abdul aziz saja tidak ada yang berhak menerima zakat yang menandakan kesejahteraan telah terwujud. Pembangunan perumahan untuk rakyat dengan menyediaakan 50.000 ekor unta untuk mendistribusikannya. Dalam bidang kesehatan pada masa khilafah  diberikan secara percuma atau gratis dengan pelayanan yang memadai.

Islam adalah sebuah peradaban yang telah melahirkan orang-orang yang luar biasa dan para ilmuan handal seperti dalam bidang kimia, bidang matematika dan fisika, bidang teknologi rekayasa serta dalam bidang kedokteran yang telah menginspirasi kondisi dunia saat ini. Untuk menunjang kemajuan tersebut dimasa khilafah dibangunlah sekolah-sekolah dan juga Universitas bertaraf internasional seperti Al Azhar di mesir, univ. Cordoba di Andalusia (spanyol) dan juga univ. Al mustanshiriyyah di Bagdad. Semua umat dari segala penjuru berbondong-bondong menuntut ilmu disana dan pendidikan berbiaya gratis. Dalam perjalanan sejarah yang panjang peradaban Islam banyak bertabur bintang-bintang ulama dan para ilmuan sains.

Negara khilafah dengan konsep berasaskan aqidah Islam sehingga setiap aturannya berdasarkan hukum syara’. Sehingga pengelolaan SDA oleh negara dan diperuntukkan sepenuhnya untuk rakyat. Semua fasilitas untuk keperlun rakyat pun digratiskan bahkan mengaji pegawainya dengan gaji yang sangat pantas sekali. Pada massa umar dan juga dicontoh khalifah berikutnya bahwa gaji guru anak-anak digaji sebesar 15 dinar dengan 1 dinar sebesar 4,25 gram atau setara dengan Rp 5.700.000, bahkan sebuah karya tulisan diberi imbalan emas seberat buku yang dibuatnya. Selain itu untuk mengaji para pegawai negara sebesar 200 dinar (1275 gram emas) atau setara dengan 114.750.000 rupiah. Luar biasa. Bagaimana dengan sekarang???

Melihat fakta hari ini yang sangat bertolak belakang dengan kondisi sebelumnya walaupun secara kuantitas terbanyak dunia. Ada seorang ulama mengatakan bahwa “bangsa barat maju dengan meninggalkan agamanya tetapi umat muslim mundur karena meninggalkan agamanya”. Sehingga sangat wajar kondisi umat hari ini disebabkan memisahkan bahkan meninggalkan dien Islam dalam aspek kehidupan umatnya. Umat muslim akan berjaya kembali disaat kembali menerapkan syariat Islam secara kaffah dalam bingkai daulah Khilafah. Perlu dipahami tidur itu bukan mati, tidur pasti akan bangun lagi. Begitu juga peradaban Islam dalam bingkai khilafah pasti akan berjaya kembali sesuai dengan janjiNya

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.

(TQS An Nuur : 55)

Di tengah-tengah kalian terdapat masa kenabian yang berlangsung selama Allah menghendakinya. Lalu Dia mengangkat masa itu ketika berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada masa Khilâfah ’alâ minhâj al-nubuwwah.

(HR Ahmad).

By : ehend, Banjarmasin, 28 Pebruari 2010 ; jam 06 :30.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s