Mutiara_Mutiara Muslim

Senyum manisnya tersimpul didepan ku. Teruslah tumbuh dan menjadi dambaan umat. Amien. Semenjak aku tinggal untuk meniti kuliah diluar  daerah, maka sangat jaranglah bertemu bahkan bercengkrama dengan mereka. Sekarang mereka telah beranjak dewasa dengan berbagai keahlian yang dipegangnya.

Disaat aku diminta mengisi kegiatan training di tempat asal sekolahku dulu atas permintaan dia sendiri karena dia sekarang menjadi ketua osis hehe. Sebuah jabatan yang dulu sangat tidak ingin hinggap dipundakku. Ternyata apa yang dia sampaikan luar biasa bahkan melebihi apa yang pernah aku bayangkan sebelumnya. Luar biasa perkembangannya. Teruslah berkarya adi-adik ku, raihlah cita-cita mu. Jadilah mutiara-mutiara muslim berikutnya. Setahan Bilal Bin Rabbah tidak akan tergadaikan aqidahmu walaupun tawaran dunia sangatlah mengiurkan. Seyakin Mus’ab bin Umair, harta dan ketampanan bukanlah jalan untuk meniti tempat impian tetapi hanya iman dan ketaqwaan sebagai landasan bertindak. Sesegeranya Julaibib dalam menjalankan kebenaran walaupun dalam keadaan senang bahkan duka tetap sabar dalam meniti kebenaran sehingga jasadnya pun dimandikan bidadari. Menjadi penghulu syuhada seperti Hamzah Bin Abdulmuttalib yang tak gentar untuk menyuarakan kebenaran walaupun yang dihadapi adalah penguasa tiran sekalipun. Kebahagian dalam benakmu adalah dikala setiap aktivitas di dunia mendapat keridhoan dari Allah SWT. Amien

Rumah, senin 28 maret 2011 ( 06.57 Wita)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s