PAGI YANG CERAH UNTUK JIWA YANG TENANG

Hari yang cerah untuk jiwa yang sepi Begitu terang untuk cinta yang mati Kucoba bertahan tanpa bisa…. Auu… mulut kita terbuka dengan lebar dan mata serasa masih pengen tertutup serta badan seolah ikut berkompromi untuk tetap dalam posisi terbaring. Seakan berkebalikan dengan syair lagu diatas. Hari yang cerah adalah penanda bagi para jiwa-jiwa yang merindukan akan ketenangan yang telah dijanjikan, sehingga terangnya membuat cinta itu tidak pernah mati dan akan terus bertahan tanpa bisa ada yang akan membendungnya. Pagi menadakan bahwa lembaran baru akanterbentuk kembali dan kita kembali mengurai lembaran-lembaran tersebut. Setiap orang pasti menginginkan kebahagian dalam setiap langkah yang akan dia tempuh. Hanya saja kebanyakan manusia dalam melangkah pertama saja sudah keliru bahkan salah dengan jelas. Memulai langkah pertama dengan benar adalah sebuah jalan untuk menuju kesuksesan tujuan dari jalan lembaran hidupnya tersebut. Hidup adalah sebuah rangkaian waktu yang kita jalani. Dalam rangkaian waktu tersebut kadangkala kita dari awal sudah salah dalam menlangkah sehingga dalam perjalanannya pun tidaklah mendapatkan impian seseorang tersebut. Kadang kala diawal sudah benar mengarahkan kemudi hidupnya hanya saja dalam perjalanan yang memiliki banyak tikungan dan belokan sehingga tidak sedikit yang salah jalan yang diakibat ketidaktahuan dan keputusasaannya. Bahkan dalam perjalanan hidup ini tidak sedikit tanjakan yang kita lalui bahkan turunan yang penuh tikungan. Kalau saja kita tidak bisa mengendalikan kemudi kita bisa saja akan hilang ditikungan bahkan tidak ada lagi “buriniknya”. Tujuan hidup bagaikan sebuah puncak gunung tertinggi yang akan kita raih. Dikala kita masih dibawah dan melihat dengan keindahannya seolah sangatlah mudah kita jalani. Tapi ternyata dalam perjalanannya kita akan menemui sebuah jalan yang tidaklah mulus. Diawal mungkin kita dengan semangat yang besar masihlah bisa kita tempuh. Semakin kita tempuh semakin kita temui berbagai tanjakan bahkan tidak sedikit kita harus mendaki curam-curam pegunungan. Selain hal tersebut kita juga akan melewati hutan belantara yang didalammya terdapat berbagai binatang buas. Tidak sedikit pula kita harus menyebrangi jurang-jurang yang sangatlah dalam dan siap untuk menghempaskan kita kedalamnya. Tetapi bagi pendaki sejati hal tersebut bukan halangan untuk sampai akhirnya mencapai puncak tersebut. Sebuah tantangan tidak hanya dalam kesulitan dan kadang sebuah keindahan pun adalah sebuah tantangan. Dalam perjalanan pendakian tersebut yang dimana kita belum pernah menjalani tempat tersebut maka tidak sedikit akan ditemui tempat-tempat yang memiliki keindahan yang luar biasa mengoda kita. Jikalau kita tidak memahami tujuan pendakian tersebut bisa saja akan merasa cukup sampai dibagian itu saja sehingga memberhentikan pendakiannya. Dan kemudian memasang kemah disana. Merasa cukup sehingga akhirnya tergerus dengan kondisi bahkan terlena dan melupakan tujuan dari pada pendakiannya tersebut. Memahami, menjalankan bahkan mempertahankan tujuan hidup kita adalah langkah-langkah untuk mencapai tempat yang kita impikan. “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”. (Az Zhariyat : 56) Begitulah terang Allah SWT memberi tahu kita akan tujuan hidup di Dunia ini. Ayoo…. kita berlomba-lomba untuk lebih duluan dalam mengapai tempat impian kita… SURGA. Pagi yang cerah ini hanyalah untuk jiwa-jiwa yang kokoh meniti kehidupan dengan penuh ketaatan dan keseriusan, sehingga diakhir cerita hidup kita adalah sebuah jiwa yang tenang berada ditempat impian dan bersama dengan orang-orang yang kita cintai. “ISLAM telah menyihir kepercayaan diri yang lemah ini. Membuat berani bermimpi dan bercita-cita……Bercita-cita akan bersama dengan orang yang dicintai…..Rasulullah, Para Pejuang Islam, keluarga dan bidadari yang selalu bersama….Bersama meniti jalan, Jalan yang berakhir pada tempat yang di impikan SURGA……” Wallahu’alam Bishawab Mutiara Muslim1988 Dikala mentari mulai menyingsing Ahad, 03 April 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s