Adakah Kau Lupa

Adakah kau lupa

Kita pernah berjaya

Adakah kau lupa

Kita pernah berkuasa

Islam sebagai dien yang mengatur segala aspek kehidupan telah membuktikan akan kelurbiasaan dan telah membawa kesejahteraannya. Masihkah kita akan lupa semua itu. Dimana awal peradabaan maju sekarang kalau bukan dari umat muslim yang menggagasnya. Adakah kita lupa bagaimana kesejahteraan terwujud bahkan sampai dengan tidak ada penerima zakat lagi pada massa khalifah umar bin abdul aziz. Masihkah kita lupa bagaimana pengetahuaan berkembang dengan pesat bahkan seorang ilmuan memiliki jiwa ulama. Masihkah kita lupa bagaimana pasukan dengan kedigdayaan yang luar biasa ditakuti para lawannya bahkan dirindukan oleh para rakyat musuhnya untuk dibebaskan dan menuju kepada Islam. Masihkan kita ingat dimana puluhan bahkan ribuan pasukan yang berbaris rapi dengan hentakan suara yang sama “Allahuakbar….. Allahuakbar…… Allahuakbar”. Dengan suara lantang para perindu surga membuat kucarkacir para musuhNya, baru dikala mendengar suara yang mengagungkan asma Allah.

Memayungi dua pertiga dunia

Menrentas benua melayar samudera

Keimanan juga ketaqwaan

Rahsia mereka capai kejayaan

Islam dalam bingkai khilafah telah terbukti secara konsep dan sejarah. Khilafah dengan penerapan islam secara menyeluruh dalam semua aspek kehidupan tidak hanya menaungi sekecil Indonesia tetapi memayungi dua pertiga peradaban dunia bahkan dua benua dengan samudranya. Begitu luasnya daerah khilafah pada saat itu bukan tambah kacau tapi kesejahteraan yang didapatkan. Kejayaan tersebut bisa tercapai hanya dengan keimanan para umat muslim, keimanan yang totalitas kepada Allah SWT yang patut disembah dan meminta pertolongan. Dari keimanan yang kokoh tumbuhlah ketaqwaan yang luar biasa sebagai bentuk konsekuensi atas keimanan mereka. Ketaqwaan yang dibangun dengan keyakinan akan janji Allah dan RasulNya serta keikhlasan oleh para pemeluknya.

Bangunlah wahai anak bangsa

Kita bina kekuatan jiwa

Tempuh rintangan perjuangan

Kaum muslim hari ini bagaikan buih dalam lautan, banyak tapi tidak memiliki kekuatan. Sebagai seorang muslim sejati sudah selayaknya kita membina diri kita bahkan umat sekalipun. Membina diri dengan menkaji islam dengan mendalam bahkan tanpa henti serta mengamalkannya dengan sepenuh jiwa. Menngamalkan islam secara totalitas tidak hanya dalam ranah individu tetapi juga dalam ranah publik. Menjadikan Islam sebagai landasan pikir serta menjadikan Islam sebagai landasan bersikap seorang muslim. Selain membina diri kita juga sudah selayaknya membina umat. Ballighu ‘anni walau ayah (sampaikanlah oleh mu walau satu ayat) sehingga aktivitas dakwah adalah poros hidup kita. Sebagaimana poros berarti setiap aktivitas apapun itu selalu kita orentasikan menuju keberlangsungan dakwah. Dakwah yang kita sampaikan pun dengan dakwah mengubah pemikiran dan tegas terhadap kemungkaran. Dalam aktivitas yang mulia ini bukanlah jalan yang penuh dengan jalan bertabur mutiara tapi jalan yang penuh tanjakan dan turunan. Sehingga dalam aktivitas dakwah ini pun diperlukan tenaga yang besar yaitu keistiqamahan serta kesabaran dalam menempuh semua rintangan dakwah tersebut. Tapi perlu dicamkan dalam diri setiap muslim bahwa setiap langkah yang kita lakukan dalam aktivitas di dunia akan dipertangungjawabkan dihadapanNya dan akan diberi ganjaran sesuai dengan apa yang kita kerjakan di dunia.

Gemilang generasi yang silam

Membawa arus perubahan

Keikhlasan hati dan nurani

Ketulusan jiwa mereka berjuang

Generasi ungulan para pejuang yang tak kenal lelah dalam meniti kebenaran. Pejuangan dalam meniti kebenaran adalah sebuah arus perubahan untuk menuju generasi unggulan dan peradaban yang mulia. Para generasi gemilang tersebut adalah generasi yang memiliki keikhlasan baik hati maupun dalam aktivitas fisiknya. Ketulusan mereka dalam berjuang sudah terpatri dengan kuat dalam diri mereka. Apapun rintangannnya akan mereka arungi walaupun jiwa mereka sebagai taruhannya.

 

Sejarah telah mengajar kita

Budaya Islam di serata dunia

Membina tamadun berjaya

Merubah mengangkat maruah

Sejarah sebagai pelajaran terbaik bagi kita. Perjuangan Rasulullah dan para sabahat adalah tauladan kita dalam perjuangan penegakan peradaban Islam. Peradaban yang didalamnya terjalankan syariat islam secara menyeluruh dan melahirkan generasi ungulan bahkan mutiara-mutiara umat. Dengan penerapan syariah Islam dalam bingkai khilafah maka kesejahteraan akan terwujud dan aqidah umat akan dapat terjaga. Menyebarkan Islam disemua penjuru dunia.

Masihkan kah kita lupa dan tidak akan memeprjuangkannya. Orang yang cerdas adalah orang yang peka terhadap kondisi disekitarnya. Orang yang cerdas adalah orang yang berani berkorban bahkan terkorban itu sendiri.

Wallahu’alam bishawab

Mutiara muslim1988

Banjarmasin, 25 april 2011 (06.32 WITA)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s