Yang patut disembelih

Suatu hari ada seorang dari dusun berhenti tepat di depan toko milik penjual daging. Kemudian berdialog dengannya.

Orang dusun   : “ saya pesan kaki”

Penjual              : “ baik tuan”

Orang dusun   : “ daging ini berasal dari daging domba atau daging kambing”

Penjual              : “ ini daging domba pilihan”

Orang dusun   : “ apakah kamu menyembelihnya karena mau dipotong atau karena sakit?”

Penjual              :” aku menyembelihnya karena aku ingin bertahan hidup dengan keluargaku dan sebagai mata pencaharian,”

Orang dusun   : “ Apakah domba ini meludah dengan ujung mulutnya atau menghisap dengan mulutnya?”

Penjual             :” ia memasukkan mulutnya ke dalam air lalu meminumnya hingga merasa kenyang”

Orag dusun   : “apakah makanannya dari rumput-rumputan ataukah dari pohin kemangi?”

Penjual            :” dia memakan semua tanaman dan tumbuhan yang ada di alam ini”

Orang dusun : “ apakah kamu sudah mengasah pisaunya hingga tajam ketika kamu menyembelihnya?”

Penjual             : “ Tentu sekiranya pisau ini ku letakkan di lehermu, pasti lehermu akan putus”

Orang dusun : “ apkah kamu baca ketika menyembelihnya, basmalah atau yang lainnya?”

Merasa jengkel, penjaul pun berkata,” ku mulai dengan basmalah, lalu begini………….” (penjaul itu mempraktikkan dengan mengangkat pisaunya ke atas dan meletakkan diatas leher si dusun ) dan orang dusun lari terbirit-birit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s