Metamorposis (syair lagu Tufail Al Ghifari)

Jadilah karanglah meski itu tidak mudah.
Sebab iya akan menahan sengat mentari yang garang
Sebab iya akan kukuh halangi deru ombak kuat menerpa tidak mengenal lelah
Melawan bunyi yang keras menghembus dan menerpa dengan dinginya yang mencoba membekukan.
Sebab keteguhannya akan menahan hempas badai yang datang mengerus-mengerus terus menerus ia akan kokohkan ini agar tetap tidak mudah hancur dan terbawa arus, dia akan berdiri tegak berhari-hari, bertahun-tahun berabad-abad tanpa rasa jenuh dan bosan.
Menjadi mutiaralah, meski itu juga tidak mudah
Sebab iya berada didasar samudra yang dalam
Sebab iya begitu sulit dijangkau tangan-tangan manusia
Sebab iya begitu berharga
Sebab iya begitu indah dipandang mata
Sebab iya tetap bersinar walau dalam gubangan yang hitam
(dalam sujud bersyukur padamu) (hanya untukmu ya Allah ) Allahuakbar

Menjadi pohonlah yang menjulang tinggi meski itu tidak mudah
Sebab iya akan tetap tegar walu mentari yang terus menyala disetiap siangnya
Sebab iya meliuk halangi angin yang bertiup kasar, iya terus menjajaki bumi hadapi gemuruh sang petir,
Sebab iya menghujamkan akar yang kuat untuk menumpang menahan gempita hujang yang mencoba merobohkan dan senantiasa memberikan bantuan yang manis dan mengenyangkan
Sebab iya akan memberikan tempat bernaung bagi burung yang singah didahannya lalu berikan tempat tingal yang rindang dari daun-daunnya.

Jadilah paus, walaupun itu tidak mudah
Sebab dengan sedikit kecipaknya akan mengetarkan ujung samudra
Sebab dengan besarnya tubuhnya akan mengetarkan musuhnya yang akan menganggu
Sebab sikap diamnya akan membuat tenang laut dan seisinya

Menjadilah melati, meski tampak tak bermakna
Sebab akan menebar ahrum dan wawangian tanpa meminta balasan
Iya begitu putih tanpa cacat
Sebab iya tidak takut hadapi angin dan hujan dengan mungil tubuhnya
Iya tak pernah iri pada warna mawar yang segar dan merekah
Tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi
Iya tak pernah dengki dan rendah diri pada keanggunan anggrek dan tulip yang berwarna-warni dan tak gentar layu karena memahami hakikat hidupnya
Jadilah elang dengan kejantannnya meski itu tidak mudah
Sebab iya harus meyang tinggi menembus birunya langit
Melanglang buana taklukkan medannya, melawan angin yang menerpa dari segala penjuru, iya harus mengangkat meski tidak takut jatuh menukik tajam mencengkram mata, kembali kesarang dengan makanan diparuhnya bersama kepak sayap membentang dada.

Jadilah kuku-kupu meski itu juga tidak mudah
Sebab iya harus melewati proses sulit sebelum dirinya saat ini
Iya lalui dalam tanpa rasa bosan dan belajar berdiam untuk menunggu keindahan sebab ia bersembunyi dan menahan diri segala yang menyenangkan hingga tiba saatnya hasil perjuangan menghasilkan kebaikan.