Nasehat dari Dosen Kimia Anorganik

Jum’at 15 juli 2011, seperti biasa aku mulai duduk dibangku kuliah mendengarkan dan memperhatikan setiap kata-kata yang diutarakan oleh seorang dosen yang murah senyum yaitu Drs. Parham Saadi, M.Si. Selain penjelasan dari beliau yang cukup mudah diserap, aku juga harus serius karena tidak pengen yang ke empat kali,cukuplah yang ketiga kali saja. Salah satu mata kuliah yang cukup menjadi momok bagi ku sehingga harus menunda kelulusanku hehe. Tapi ngak pa2lah, terus berusaha… seperti dalam salah satu syair lagu Opick “bila sedih, bila perih bukanlah segalanya. Hanya hamba Allah yang selalu berserah”.

Disela-sela penjelasan mata kuliah, pada hari ini ku temukan sebuah kalimat yang menarik bagi diriku untuk ku renungi. Setiap kalimat tersebut seperti yang akan aku utarakan setelah ini.

“Sesuatu yang rumit merupakan kumpulan dari sesuatu yang sederhana…. (Drs Parham Saadi, M.Si). kalimat yang singkat tapi sangat dalam. Coba lihat disekitar kita, semuanya tersusun dari sesuatu yang sederhana menuju kepada yag lebih rumit. Seperti air tersusun atas molekul-molekul H2O, dan H2O tersusun atas dua buah unsur H dan satu unsur O. Setiap yang komplek itu tesusun atas bagian-bagian sederhana tetapi untu mencapai kekomplekan itu pun harus dengan aturan yang sesuai dengan pembentuknya. Subhanallah… sungguh luar biasa kekuasaan Allah SWT yang telah menciptakan kita, alam semesta dan seisinya dengan kekomplekannya dan tersusun dengan keteraturannya….. فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?) beberapa kali Allah menegaskannya dalam surah Ar rahman.

“Tanyakan pada diri kita, tentang waktu yang kita gunakan sekarang, apakah berguna untuk kebaikan atau tidak, jika berguna maka lanjutkan. Bila tidak secepatnyalah untuk ditinggalkan…” (Drs.Parham Saadi,M.Si). Setelah kalimat tersebut diucapkan oleh dosen yang sering shalat dimasjid kampus unlam itu, aku langsung teringat dengan firman Allah SWT dalam surah ke 103 yang artinya,” Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.(TQS Al Ashr : 1-3). Waktu kita di dunia adalah untuk memenuhi bekal kita untuk ke akhirat, jika bekal itu tidak bermanfaat atau bahkan membawa kita ketempat yang merugi maka buat apa kita bawa dan kita kerjakan?

“Kita selalu menakuti sesuatu yang tidak perlu kita takuti, tetapi takutilah sesuatu yang memang harus ditakuti…” (Drs.Parham Saadi,M.Si). Ucapan singkat ini kembali mengingatkan aku pada firman Allah dalam al qur’an seperti di bawah ini.

 Hai Bani Israil , ingatlah akan ni’mat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu, dan penuhilah janjimu kepada-Ku , niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu; dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut . (TQS. Al Baqarah :40)

Dan takutlah kamu kepada suatu hari di waktu seseorang tidak dapat menggantikan  seseorang lain sedikitpun dan tidak akan diterima suatu tebusan daripadanya dan tidak akan memberi manfaat sesuatu syafa’at kepadanya dan tidak  mereka akan ditolong. (TQS. Al Baqarah :123)

Sudahkan kita menanyakan pada diri kita, apakah waktu yang sekarang kita jalani sudah sepenuhnya dijalan yang benar yaitu jalan Allah?. Sudahkah kita menjadikan rasa cinta dan takut kita hanya kepada Allah SWT dengan menjadikan Islam sebagai pola pikir dan pola sikap kita. Tiada kemuliaan tanpa Islam, tiada Islam tanpa syariah dan tiada syariah tanpa Khilafah

Terimakasih bapak atas nasehat dan motivasi atas setiap dorongan ilmu yang engkau suguhkan bagi kami. Sebelumnya saya mohon maaf jika ada kalimat yang sedikit terubah kata-katanya tapi tidak merubah maknanya.

4 tanggapan untuk “Nasehat dari Dosen Kimia Anorganik

  1. assalamualaikum, ukhti…
    kapan2 kirim surat kerumah ana ya..
    osinideologis.wordpress.com
    -salam ngblog ideologis
    :)))))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s